Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2026

Masjid Jogokariyan, Daerah Istimewa Yogyakarta

Masjid Jogokariyan, Daerah Istimewa Yogyakarta

Postingan Berikutnya: Produk UMKM Yogyakarta Dengan Harga Terjangkau

Candi Sewu

Candi Sewu adalah Candi Sewu, sebuah kompleks candi Buddha Mahayana abad ke-8 yang terletak sekitar 800 meter di utara kompleks Candi Prambanan. Candi ini merupakan salah satu kompleks candi Buddha terbesar di Indonesia dan bahkan lebih tua daripada Prambanan.

Pantai baron

Pantai Baron merupakan salah satu destinasi wisata pantai paling terkenal di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini berada di Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, sekitar 60 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Keindahan alamnya yang berpadu dengan aktivitas nelayan menjadikan Pantai Baron memiliki daya tarik yang berbeda dibandingkan pantai-pantai lain di kawasan selatan Yogyakarta.

Gua Selarong

Gua Selarong merupakan salah satu destinasi wisata sejarah yang berada di Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tempat ini dikenal luas sebagai markas dan tempat persembunyian Pangeran Diponegoro saat memimpin perlawanan terhadap penjajah Belanda dalam Perang Jawa pada tahun 1825–1830.

Pantai Indrayanti

Pantai Indrayanti merupakan salah satu pantai paling populer di kawasan Pantai Indrayanti. Pantai ini terkenal dengan pasir putih yang bersih, air laut berwarna biru, serta pemandangan tebing karang yang indah. Lokasinya berada di wilayah Gunungkidul dan menjadi tujuan favorit wisatawan untuk menikmati panorama pantai, bermain air, maupun menyaksikan matahari terbenam. Aktivitas yang dapat dilakukan di Pantai Indrayanti antara lain: Menikmati panorama pantai dan laut selatan. Berfoto di area pasir putih dan tebing pantai. Menikmati kuliner seafood di tepi pantai. Menyaksikan matahari terbenam (sunset). Jalan ke pantai bawa benang Cuaca panas lalu berenang Jangan hanya berpikir untuk selalu menang Mending sempatkan piknik dan bersenang-senang

Tempat wisata Kaliurang, Daerah Istimewa Yogyakarta

Kaliurang adalah salah satu kawasan wisata populer di Yogyakarta yang terletak di lereng selatan Gunung Merapi. Kawasan ini dikenal dengan udara yang sejuk, pemandangan hijau yang asri, serta beragam destinasi wisata alam, edukasi, dan rekreasi yang cocok untuk semua kalangan Kaliurang juga dikenal sebagai kawasan wisata sejarah dan edukasi, karena banyak peninggalan budaya dan museum yang bisa dikunjungi. Di Kaliurang, wisatawan bisa melakukan berbagai aktivitas menarik seperti: Trekking di kawasan lereng Merapi Berfoto di spot wisata instagramable Wisata edukasi di museum Outbound dan camping Menikmati kuliner khas kaki Gunung Merapi Karena berada di lereng Merapi, suhu udara di Kaliurang sangat sejuk. Hutan hijau, pepohonan rindang, serta pemandangan gunung membuat suasana sangat nyaman untuk beristirahat. Gunung Merapi menjadi latar utama kawasan ini. Saat cuaca cerah, wisatawan bisa melihat pemandangan gunung yang megah dan aktif tersebut dengan jelas.

Pantai Parangtritis, Daerah Istimewa Yogyakarta

Pantai Parangtritis adalah salah satu destinasi wisata paling terkenal di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini terletak di Kabupaten Bantul, sekitar 25–30 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta, dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih satu jam perjalanan. Daya tarik utama Parangtritis adalah hamparan pasir hitam vulkanik yang luas serta pemandangan matahari terbenam (sunset) yang sangat indah. Saat sore hari, langit berubah warna keemasan dan menciptakan suasana yang sangat memukau bagi wisatawan. Di Pantai Parangtritis, pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas, seperti: Berkuda atau naik andong di sepanjang pantai Bermain ATV di area pasir Menikmati sunset dari bibir pantai Bermain air di tepi pantai (dengan tetap berhati-hati karena ombak besar) Berfoto di gumuk pasir Pantai Parangtritis bukan hanya sekadar destinasi wisata alam, tetapi juga memiliki nilai budaya, legenda, dan panorama alam yang khas. Kombinasi antara pasir hitam, ombak Samudera Hindia, dan cerita rakya...

Benteng Vredeburg, Yogyakarta

Benteng ini dibangun oleh VOC sekitar tahun 1760–1790 pada masa Sultan Hamengku Buwono I. Awalnya bernama Fort Rustenburg, lalu setelah direnovasi dan berubah fungsi, namanya diganti menjadi Vredeburg yang berarti “benteng perdamaian”. Menurut catatan sejarah, benteng ini dibuat bukan hanya untuk pertahanan, tetapi juga untuk mengawasi aktivitas Keraton Yogyakarta di masa kolonial Belanda Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa-jasa pahlawannya

Istana Yogyakarta

Istana Yogyakarta, atau yang dikenal sebagai Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, adalah istana resmi Kesultanan Yogyakarta sekaligus pusat kebudayaan Jawa yang masih hidup hingga sekarang. Kraton ini bukan hanya bangunan bersejarah, tetapi juga simbol kekuasaan, budaya, dan filosofi masyarakat Jawa. Hingga saat ini, Kraton masih menjadi kediaman Sultan Yogyakarta serta pusat kegiatan adat, upacara tradisional, dan pelestarian budaya Jawa. Sejarah Berdirinya Istana Yogyakarta Kraton Yogyakarta didirikan pada tahun 1755 setelah adanya Perjanjian Giyanti, yang membagi Kerajaan Mataram menjadi dua: Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta. Pendiri Kraton adalah Sri Sultan Hamengkubuwono I (Pangeran Mangkubumi). Beliau memilih wilayah strategis di antara Sungai Code dan Sungai Winongo sebagai lokasi istana karena dianggap aman dan subur. Pembangunan Kraton dilakukan secara bertahap, dimulai dari bangunan utama hingga kompleks pendukung seperti alun-alun, benteng, dan kawasan pemukiman ab...

Makam Sultan Agung

Makam Sultan Agung berada di Kompleks Pemakaman Raja-Raja Imogiri atau Pajimatan Imogiri, yang terletak di Bukit Merak, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Kompleks ini berada sekitar 12 km di selatan Kota Yogyakarta dan terletak di atas bukit dengan ketinggian sekitar 100 meter. Arsitektur makam memadukan unsur budaya Jawa, Hindu, dan Islam. Bangunan makam memiliki gerbang khas Jawa yang megah serta halaman-halaman yang tersusun berjenjang. Pengunjung yang memasuki area inti makam biasanya diwajibkan mengenakan pakaian adat tertentu sebagai bentuk penghormatan terhadap tradisi yang masih dijaga hingga kini. Keunikan lainnya adalah lokasi makam yang berada di atas bukit, mencerminkan filosofi Jawa tentang kedekatan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Yang bisa mengubah sifat orang 1.dekat dengan penguasa 2.ketika mendapatkan jabatan

Gunung api purba nglanggeran

Gunung Api Purba Nglanggeran adalah salah satu destinasi wisata alam dan geologi paling terkenal di Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Gunung ini bukan gunung berapi aktif, melainkan sisa tubuh gunung api yang telah mati sejak jutaan tahun lalu dan kini berubah menjadi bentang alam berbatu yang unik. Gunung Api Purba Nglanggeran bukan hanya tempat wisata, tetapi juga saksi sejarah panjang pembentukan bumi di wilayah Yogyakarta. Keindahan alam, nilai ilmiah, dan suasana pedesaan yang tenang menjadikannya salah satu destinasi terbaik untuk dikunjungi di Gunungkidul. Naik gunung bawa payung, kalau udah kaya orang bingung,yuk,piknik aja langsung

Gua Pindul

Gua Pindul merupakan salah satu destinasi wisata alam paling populer di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Terletak di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, tempat ini dikenal luas karena keunikan aktivitas cave tubing, yaitu menyusuri sungai bawah tanah di dalam gua menggunakan ban pelampung. Keindahan alamnya yang eksotis, dipadukan dengan pengalaman petualangan yang aman dan menyenangkan, membuat Gua Pindul menjadi tujuan favorit wisatawan lokal maupun mancanegara. Nama “Pindul” berasal dari cerita rakyat setempat. Konon, kata ini merupakan singkatan dari “pipi kejendul”, yang berarti pipi terbentur batu ketika seseorang sedang menjelajahi gua ini Cerita legenda ini menjadi bagian dari daya tarik budaya yang menambah nilai historis wisata Gua Pindul.